Friday, January 15

Jika kamu mengerti..


Assalamualaikum w.b.t.
bismillahirrahmanirrahim..
15.01.10-pertengahan januari.Malam jumaat yang masih belum larut jauh.Di hadapan desktop berkuasa intel core duo dan hanya berbekalkan line streamyx yang putus-putus,aku menulis post kali ini.

Perasaan yang dirasakan ku kini sukar untuk diungkapkan melalui kata2 atau ayat2 yang biasa.Sememangnya hanya ayat-ayat suci al-quran sahaja yang mampu menenangkannya.Surah al-Anfal 8,ayat 2 menyentuh kepentingan hati: "sesungguhnya orang orang beriman itu apabila mereka menyebut nama Allah terasa gementarlah hati-hati mereka."
Seterusnya,walaupun sukar untuk diungkapkan melalui kata2,aku cuba sedaya upaya untuk menghuraikannya dalam post ku kali ini...


Jemu dengan tulisanku..

tulis..tulis..tulis...begitulah caraku mengukuhkan hafalan(sem ini shj)..ikut manhaj(cara) muhaimin..ternyata tidak begitu berkesan pada diriku ini..fikiranku sendiri menjadi tidak teratur bila melihat sendiri catatan hafalanku yang berterabur memenuhi setiap ruang kertas..ternyata kaedah menghafal tak tentu hala(tak ikut susunan) menjadi pilihanku di saat2 menjelang peperiksaan..dan ternyata kaedah itu sesuai dengan diriku(kaedah yang memeningkan kepala)...

Final yang mencabar!

3 paper sudah berlalu.Hanya tinggal 2 lagi.Exam pada kali ini tidak sama sekali senang untuk ku harungi.Aku harunginya hanya berbekalkan hafalan dan pemahamanku yang tidak begitu kukuh di dalam setiap madah.
"Mana mungkin bisa peroleh keputusan yang baik dong tanpa jawapan yang baik",dialog yang ku dengar di dalam sebuah sinetron petang semalam.
"Selagi tidak tahu keputusan,selagi itulah aku MUMTAZ",bisik pula jauh di hatiku..dan keyakinan itulah yang terus menyalakan impian ku "mumtaz" untuk semester ini..insyaAllah.

Amanahku...

Ku cuma pertaruhkan idea dan tulang 4 keratku dalam menjalankan amanahku seadilnya.Komunikasi maupun contoh ikutan belum mampu ku olahkan dengan baik dalam setiap pelaksanaanku.Kata-kata yang meghujani ku sudah tentunya ada.Apalah diriku cuma seorang hamba yang jauh dari sifat kesempurnaan...

Akhirnya,ku pohon kepada tuhanku agar aku bisa menjalankan amanahku sebagai hamba,pelajar dan ketua sebaik yang mungkin kelak..aku sedar,segala ini cuma ujian yang akan mematangkan lagi corak pemikiran dan keperibadianku kelak..dan jikalah kamu mengerti....


Renungan:

Disuarakan oleh bijak pandai:

“Adalah lebih baik menjadi orang beriman yang diuji, daripada menjadi orang kafir yang turut sama diuji. Bukankah lebih baik menjadi orang yang sabar ketika diuji daripada menjadi orang pemarah sedang diuji.”

wassalam...